Kolecer - ekologi [merah]
Headlines News :
Home » » Kolecer

Kolecer

Written By ekologi [merah] on 9.30.2011 | Jumat, September 30, 2011

Kolecer sudah ditancapkan, 
angin timur tiba bersama butir-butir air, 
bukan lagi tanda jadi transaksi jual beli beras sanghyang,
juga bukan sakral papat kalima pancer begitu idealis obyektif, 
bahkan bukan lagi simbol malu-malu status sosial saat kerbau semulia manusia.

Kolecer tertahan mendung lalu beringsut di hujan deras, 
mau tak mau kehendak tanah dibasuh air, 
bekerja membebaskan dan tak terasing adalah jawaban nasib, 
membakar ilalang kering terlebih dahulu, begitulah revolusi demokratik.
 
[Sumedang, 28 September 2011]
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Jejak

Kesusastraan

    Kolecer

    Kolecer sudah ditancapkan,  angin timur tiba bersama butir-butir air,  bukan lagi tand...

    Esai Melawan Lupa

      http://esaimelawanlupa.wordpress.com/ ...

    mampus..

    mampus kalian! yang meratapi pahit sejarah dalam tunduk dan bekerjasama dengan manisnya penguasa za...

    Soneta XVII

    Pablo Neruda aku tak mencintaimu seolah-olah kau adalah serbuk mawar, atau batu topaz, atau panah...